PERPISAHAN KEPALA PUSKESMAS EMPARU

Pada hari Senin tanggal 1 Oktober 2018, puskesmas Emparu Baru mengadakan acara perpisahan Kepala Puskesmas, dimana  Bapak H. Achmadsyah akan memasuki masa purna tugas. Acara dilaksanakan pada Senin pagi di Balai Desa Emparu Baru, dengan dihadiri Bapak Bupati Sintang, Kadis Kesehatan Sintang, bapak Camat Dedai, Kades dan ketua BPD di 10 desa binaan Puskesmas Emparu Baru,  tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh staff Puskesmas Emparu. Acara dibuka dengan sambutan dari Bupati Sintang yang diwakili oleh, dilanjutkan kata sambutan Kadis Kesehatan Sintang yang diwakili oleh bapak dan kepala desa Emparu Baru bapak Samson, S.Sos, kemudian ditutup dengan sambutan dari perwakilan karyawan puskesmas yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ibu Sintia, S.Kep selaku ketua panitia, dilanjutkan prakata panitia pisah kenang yg di wakili oleh bapak Sumarjan, S.Sos, pemberian cinderamata dan kenang-kenangan dari karyawan puskesmas acara ramah tamah dan do’a.

Sambutan bapak H. Achmadsyah yang paling berkesan dihati adalah “Saya sudah 36 tahun berada di puskesmas Emparu, seluruh masa kerja saya dedikasikan di desa Emparu Baru ini. Puskesmas Emparu paling berkesan dalam hati saya. Disini banyak pribadi yang menyenangkan, yang tidak akan pernah saya lupakan” ungkap beliau dengan mata berkaca-kaca dan tak mampu lagi menahan air mata. Pada kesempatan tersebut beliau juga menyempatkan diri untuk meminta maaf apabila selama beliau memimpin terdapat khilaf ataupun salah.

Atas nama segenap karyawan puskesmas Emparu, tidak ada yang bisa kami berikan selain satu kata yaitu ucapan terima kasih. Dan kamipun juga memohon maaf apabila ada salah kata, salah perbuatan yang kiranya dapat menyinggung hati dan perasaan. Sekali lagi kami mengucapkan Terimakasih dan terimakasih, semoga menjadi amal bagi Bapak dalam berkarya berikutnya, tetap semangat untuk berkarya, berbahagia dan semoga sukses selalu.

Seringkali kita baru tahu dan menyadari betapa berartinya seseorang bagi kehidupan kita justru di saat akan Berpisah. Seseorang akan selalu dikenang oleh orang lain kalau dia banyak meninggalkan kebaikan buat orang di sekelilingnya.

”Bukan berarti purna tugas adalah purna karya. Teruslah berkarya, dan tetap semangat menyongsong esok gemilang. Kiranya dalam menikmati purna tugas, tiada yang lebih membahagiakan selain bercengkerama bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Semoga TUHAN YME selalu melindungi kita semua”, tutup camat Dedai Bapak Drs. Subendi, M.Si.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*